• Selamat! Prodi D-III Statistika AIS Muhammadiyah Semarang kembali Berakreditasi B

    by  • April 17, 2015 • Uncategorized

    Hasil ini, mengindikasikan serta berimplikasi pada beberapa hal. Pertama, AIS Muhammadiyah telah membuktikan diri dapat bertahan di tengah persaingan yang semakin ketat dan standar pendidikan yang semakin tinggi sehingga tidak berlebihan bila mengatakan AIS Muhammadiyah akan terus berkembang.

    Kedua, Akademi Statistika satu-satunya di Indonesia ini mampu memperbaiki kekurangannya dengan segera. Buktinya adalah status terkareditasi hanya tersemat kurang dari tiga tahun. Dan pada tahun ini, setelah melalui proses reakreditasi, kembali berstatus baik. Kemampuan tersebut memunginkan perguruan tinggi yang berdiri sejak tahun 1992 ini responsif terhadap kritik dan saran yang membangun.

    Ketiga, AIS Muhammadiyah secara administratif akan dipercaya oleh instansi-instansi negeri maupun swasta. Sehingga, lulusannya mendapatkan kesempatan yang lebih luas dalam persaingan dunia kerja. Dikutip dari jpnn.com (2015), Ketua BAN-PT Prof. Mansyur Ramli mengatakan bahwa untuk mendafatar CPNS harus lulusan prodi minimal terakreditasi B.

    Mendapatkan akreditasi B bukanlah hal yang mudah. Oleh sebabitu, Akademi Statistika satu-satunya dipersyarikatan Muhammadiyah ini menjalin kerjasama dengan pihak lain yang lebih berpengalaman saat mempersiapkan reakreditasi. AIS Muhammadiyah meminta pendapat dari berbagai pihak saat melakukan pengisian borang akreditasi serta menilai kelayakan bangunan fisik dan fasilitas.

    Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pimpinan Komisariat (PK) AIS, Amiludin, menilai akreditasi B ini sebagai berkah dan tantangan. Dengan status akreditasi ini, AIS akan lebih dipercaya. Hal itu mengharuskan pihak kampus untuk semakin meningkatkan kualitasnya agar mampu memenuhi ekspektasi khususnya dari mahasiswa. Nasihin, dosen AIS Muhammadiyah, berpendapat bahwa akreditasi memang penting. Tetapi, yang lebih penting adalah kualitas diri mahasiswa yang akan menjadi aktor dalam kehidupannya. Pembantu Direktur Bidang Kemahasiswaan ini menambahkan, mahasiswa harus meningkatkan kualitasnya agar mampu bersaing dalam dunia pekerjaan. Dia menekankan bahwa tugas tersebut adalah tanggung jawab bersama antara pihak kampus dan mahasiswa.

    Oleh: Asep Andri

    Anggota Bidang Hikmah IMM PK AIS

    About